MEKSIKO, djakartanetwork.com – Perekonomian Meksiko menunjukkan penguatan signifikan pada kuartal III 2026. Produk domestik bruto (PDB) negara tersebut tumbuh 3,2 persen secara tahunan, menjadi laju ekspansi tercepat dalam tiga tahun terakhir.

Data awal yang dirilis badan statistik nasional Meksiko, Instituto Nacional de Estadística y Geografía (INEGI), Jumat (30/10/2026), memperlihatkan pertumbuhan ekonomi tersebut melampaui perkiraan analis sebesar 3 persen.

Capaian ini sekaligus menunjukkan perbaikan dibandingkan kuartal II 2026 yang mencatat pertumbuhan 2,2 persen setelah mengalami revisi.

Penguatan ekonomi terutama ditopang aktivitas sektor jasa dan perdagangan yang tetap terjaga, serta permintaan industri manufaktur yang relatif tangguh. Kedua sektor tersebut menjadi penopang penting di tengah dinamika perekonomian global.

Jika dihitung secara kuartalan, ekonomi Meksiko tumbuh 0,9 persen selama periode Juli hingga September 2026. Angka tersebut sesuai dengan proyeksi pasar, meskipun lebih rendah dibandingkan ekspansi 1,4 persen pada kuartal sebelumnya.

Sektor tersier yang mencakup jasa dan perdagangan mencatat pertumbuhan 1,1 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Kinerja ini memperlihatkan bahwa aktivitas ekonomi domestik masih memiliki daya tahan.

Perkembangan tersebut menjadi angin segar setelah ekonomi Meksiko sempat mengalami kontraksi 0,34 persen pada kuartal I 2026. Kondisi itu sebelumnya memunculkan kekhawatiran mengenai kemungkinan terjadinya resesi teknis.

Dengan pertumbuhan positif selama dua kuartal berturut-turut, tekanan terhadap perekonomian Meksiko mulai mereda. Meski demikian, keberlanjutan ekspansi ekonomi masih akan bergantung pada kekuatan konsumsi domestik, aktivitas industri, serta perkembangan perdagangan internasional. (AY)