PADANG, djakartanetwork.com – Pemerintah memperpanjang program bantuan pangan beras hingga Desember 2026. Kebijakan tersebut memastikan masyarakat penerima manfaat tetap memperoleh dukungan kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan perpanjangan program tersebut saat menyalurkan bantuan beras bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di Kecamatan Koto Tangah, Sumatera Barat, Selasa (3/11/2026).

Program yang sebelumnya direncanakan berakhir pada September itu kembali dilanjutkan untuk periode Oktober hingga Desember 2026.

Di Kota Padang, jumlah penerima bantuan tercatat mencapai 74.716 keluarga. Setiap keluarga memperoleh alokasi 30 kilogram beras untuk tiga bulan, atau masing-masing 10 kilogram per bulan.

Dengan alokasi tersebut, total beras yang disiapkan untuk penerima manfaat di Kota Padang mencapai 2.241.480 kilogram atau sekitar 2.241 ton.

Sementara di Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, bantuan dialokasikan kepada 1.132 keluarga dengan total beras mencapai 33,96 ton.

Perpanjangan program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan rumah tangga, khususnya bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain bantuan beras, pemerintah juga menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga bersubsidi bagi masyarakat umum.

Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat sekaligus menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan hingga penghujung 2026. (SH)