KANADA, djakartanetwork.com – Alvin Tedjo, politikus keturunan Tionghoa-Indonesia, terpilih sebagai wali kota Mississauga, Ontario, Kanada, dalam pemilihan munisipal pada 26 Oktober 2026. Kemenangannya menjadi babak baru dalam perjalanan karier yang dibangun melalui pendidikan, pengalaman profesional, dan keterlibatan dalam pemerintahan lokal.

Alvin mengungguli dua figur politik yang lebih dahulu dikenal di Mississauga, yakni wali kota petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie. Sebelum mengikuti pemilihan wali kota, ia menjabat sebagai anggota Dewan Kota Mississauga untuk Ward 2 sejak 2022.

Perjalanan Alvin di kota tersebut bermula ketika ia berusia empat tahun. Kedua orang tuanya membawa keluarga mereka ke Kanada untuk mencari kehidupan dan masa depan yang lebih baik. Alvin kemudian tumbuh di kawasan pusat kota Mississauga dan mulai mengenal aktivitas pemerintahan sejak usia muda.

Ketertarikannya terhadap kepemimpinan berkembang ketika masih duduk di bangku sekolah menengah. Ia pernah menjadi ketua organisasi siswa dan terlibat dalam komite penasihat pemuda yang memberikan masukan kepada wali kota.

Pada pertengahan 1990-an, Alvin bertemu dengan Hazel McCallion, wali kota Mississauga yang dikenal memiliki masa jabatan panjang. Pertemuan itu berlangsung setelah Alvin menerima penghargaan Young Citizen of the Year. Pesan McCallion yang mendorongnya terjun ke dunia politik turut menjadi bagian dari perjalanan awalnya dalam mengenal kepemimpinan publik.

Alvin kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Queen’s University, Kanada, dengan mengambil bidang Political Studies atau ilmu politik. Ia meraih gelar Bachelor of Arts pada 2007. Sebelum menyelesaikan pendidikan sarjananya, ia juga mengikuti International Studies Certificate di Bader International Study Centre, lembaga yang berafiliasi dengan Queen’s University di Inggris.

Pendidikan Alvin berlanjut di Harvard Extension School, Amerika Serikat. Pada periode 2015–2017, ia menyelesaikan program sertifikat pascasarjana di bidang Learning Design and Technology. Selanjutnya, pada 2017–2020, ia menempuh program Master of Liberal Arts dengan spesialisasi Digital Media Design.

Latar belakang akademik tersebut melengkapi pengalaman profesional Alvin di bidang kebijakan publik, pendidikan tinggi, dan komunikasi. Ia pernah bekerja di Kementerian Perguruan Tinggi dan Universitas Ontario sebagai penasihat kebijakan dan komunikasi, sebelum menangani hubungan pemerintahan di Sheridan College.

Kariernya berlanjut di Toronto Metropolitan University, tempat ia memegang tanggung jawab di bidang strategi dan komunikasi. Pengalaman di sejumlah institusi tersebut mempertemukannya dengan persoalan kebijakan, hubungan pemerintah, dan kebutuhan masyarakat.

Pada 2022, Alvin terpilih menjadi anggota Dewan Kota Mississauga untuk Ward 2, yang mencakup Clarkson dan Lorne Park. Ia juga terlibat dalam Dewan Regional Peel. Dalam menjalankan tugasnya, Alvin mendorong sejumlah kebijakan, antara lain transportasi umum gratis bagi anak-anak, penambahan pilihan hunian, perluasan ruang hijau, serta pengembangan layanan bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal.

Kemenangan dalam pemilihan wali kota kini menempatkan Alvin pada tanggung jawab yang lebih luas. Ia dihadapkan pada berbagai persoalan perkotaan, mulai dari keterjangkauan biaya hidup dan keselamatan masyarakat hingga pengembangan kota serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Perjalanan Alvin dari bangku sekolah hingga pemerintahan kota memperlihatkan keterkaitan antara pendidikan, pengalaman profesional, dan keterlibatan masyarakat dalam membangun karier politik. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan pengalaman dan gagasannya menjadi kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan warga Mississauga. (SH)