Warning: Undefined variable $args in /home/ifaa8831/public_html/djakartanetwork.com/wp-content/themes/wpnews/inc/shortcode-bacajuga.php on line 56
BRUSSELS, djakartanetwork.com — Uni Eropa mulai mengambil pendekatan yang lebih tegas dalam hubungan perdagangan dengan China. Langkah ini menyusul ketimpangan neraca perdagangan kedua pihak yang semakin besar, dengan defisit Eropa mencapai sekitar 1 miliar euro per hari sepanjang tahun lalu.
Komisaris Ekonomi Uni Eropa Valdis Dombrovskis mengatakan, kesepakatan terkait mobil hibrida yang dicapai Komisaris Perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic saat berada di China pekan lalu menjadi salah satu hasil dari perubahan pendekatan tersebut.
Menurut Dombrovskis, besarnya defisit perdagangan dengan China menjadi persoalan yang tidak bisa terus dibiarkan. Kondisi itu mendorong Uni Eropa untuk mengambil sikap lebih tegas dalam memperjuangkan keseimbangan hubungan dagang.
Kesepakatan mengenai mobil hibrida tersebut mencerminkan upaya Uni Eropa mencari pendekatan perdagangan yang lebih terukur di tengah ketimpangan ekonomi dengan China.
Besarnya defisit perdagangan kini menjadi salah satu tantangan utama bagi Uni Eropa dalam membangun hubungan ekonomi dengan Beijing. Di satu sisi, kerja sama perdagangan tetap penting bagi kedua pihak. Namun, di sisi lain, Uni Eropa ingin memastikan hubungan tersebut berlangsung lebih seimbang dan tidak terus memperlebar kesenjangan perdagangan.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa kebijakan perdagangan Uni Eropa terhadap China semakin diarahkan pada upaya melindungi kepentingan ekonomi kawasan, sekaligus mendorong hubungan dagang yang lebih adil.(Ist)


