PALANGKA RAYA, djakartanetwork.com — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan upaya perlindungan terhadap anak-anak di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama pada kelompok rentan yang terpapar asap.

Melalui unggahan akun resmi Humas Polri, terlihat seorang polisi wanita (polwan) membantu memasangkan masker kepada anak. Penggunaan masker tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengurangi paparan asap yang dapat mengganggu sistem pernapasan.

Selain upaya perlindungan terhadap anak, Polda Kalimantan Tengah bersama Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri juga menghadirkan rumah oksigen gratis di Pasar Kahayan, Palangka Raya. Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Kehadiran fasilitas itu menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang tercemar asap. Anak-anak, lansia, serta orang dengan gangguan pernapasan termasuk kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus ketika kualitas udara memburuk.

Di sisi lain, personel Polri juga terus melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas dan mengurangi dampak kebakaran terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Kabut asap akibat karhutla dapat mengganggu aktivitas warga dan meningkatkan risiko masalah kesehatan, khususnya gangguan pernapasan. Karena itu, penanganan kebakaran perlu berjalan beriringan dengan upaya perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.

Melalui langkah tersebut, Polri berupaya menjalankan penanganan karhutla tidak hanya melalui pemadaman api, tetapi juga dengan memberikan perhatian kepada warga yang menghadapi dampak langsung kabut asap.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap pekat, menggunakan masker yang sesuai, serta mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya. (Jojo)