JAKARTA, djakartanetwork.com — Warga Jakarta kini memiliki pilihan kegiatan akhir pekan yang memadukan edukasi dan hiburan di pusat pemerintahan ibu kota. Melalui program Namu Balai Kota, pengunjung dapat mencoba menjadi reporter cilik di Studio Berita Jakarta hingga menikmati film karya sineas lokal dalam program Nonton Pilem.
Program yang dihadirkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal Balai Kota melalui pengalaman yang lebih interaktif. Kompleks pemerintahan yang selama ini identik dengan aktivitas birokrasi juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi, rekreasi, dan kegiatan masyarakat.
Salah satu kegiatan yang menyasar anak-anak adalah Reporter Cilik atau Kids on Air. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal proses produksi berita, termasuk peran orang-orang di balik penyampaian informasi kepada publik.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan aktivitas jurnalistik dan mendapat kesempatan mencoba menjadi presenter berita di depan kamera. Mereka juga dapat berlatih membacakan naskah melalui teleprompter, sehingga memperoleh gambaran langsung mengenai proses penyampaian berita.
Kegiatan ini dirancang sebagai pengalaman belajar yang interaktif. Selain mengenal dunia jurnalistik, peserta dapat melatih keberanian berbicara, kemampuan berkomunikasi, serta rasa ingin tahu terhadap lingkungan di sekitarnya.
Selain kegiatan untuk anak-anak, Namu Balai Kota menghadirkan Nonton Pilem atau Jakarta Cinema Experience. Program ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan film lokal, termasuk karya sineas muda, di Ruang Pola Balai Kota DKI Jakarta.
Pemutaran film tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan karya perfilman lokal dengan penonton yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, Balai Kota tidak hanya menjadi tempat untuk mengenal pemerintahan, tetapi juga ruang apresiasi bagi kreativitas dan karya anak bangsa.
Program Nonton Pilem turut melibatkan kolaborasi dengan komunitas film dan pelaku ekosistem perfilman. Dengan demikian, kegiatan ini membuka peluang bagi karya sineas lokal untuk dikenal masyarakat di luar ruang pemutaran film konvensional.
Jadwal pemutaran film dibagi ke dalam beberapa sesi. Berdasarkan informasi pada kanal resmi Jakarta Smart City, kegiatan Nonton Pilem berlangsung di Ruang Pola dengan durasi sekitar 45 menit per sesi.
Namu Balai Kota merupakan inisiatif yang digagas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk membuka akses kompleks Balai Kota kepada masyarakat. Program ini mulai diuji coba pada 3 Oktober 2026 dan mendapat kunjungan sekitar 300 warga dalam pelaksanaan perdananya.
Selain Reporter Cilik dan Nonton Pilem, pengunjung dapat mengikuti tur Balai Kota untuk mengenal sejarah serta sejumlah ruang penting di lingkungan pemerintahan DKI Jakarta. Tersedia pula kegiatan komunitas, hiburan musik, bazar kuliner, dan Mini Mall Pelayanan Publik.
Kehadiran berbagai kegiatan tersebut diharapkan membuat masyarakat dapat mengenal Balai Kota dari sisi yang lebih luas, mulai dari sejarah kota dan proses kerja pemerintahan hingga pendidikan, seni, dan kreativitas.
Namu Balai Kota dijadwalkan berlangsung secara berkala pada Sabtu. Warga yang ingin mengikuti kegiatan tertentu perlu memeriksa jadwal, ketentuan peserta, serta ketersediaan kuota melalui kanal resmi Jakarta Smart City atau aplikasi JAKI sebelum berkunjung. (SH)


