Warning: Undefined variable $args in /home/ifaa8831/public_html/djakartanetwork.com/wp-content/themes/wpnews/inc/shortcode-bacajuga.php on line 56
JAKARTA, djakartanetwork.com – Pertumbuhan industri pariwisata Indonesia membuka peluang bagi tenaga profesional dan wirausaha muda. Namun, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan perlu diimbangi dengan kualitas pelayanan dan pengalaman perjalanan yang mampu memberikan nilai tambah bagi pengunjung maupun masyarakat.
Persoalan tersebut menjadi salah satu pesan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa kepada 359 lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang dalam Upacara Wisuda yang dihadirinya secara daring dari Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Ni Luh menegaskan, masa depan pariwisata tidak cukup diukur dari banyaknya wisatawan yang datang. Kemampuan sumber daya manusia dalam menghadirkan pelayanan profesional, pengalaman yang berkesan, serta manfaat ekonomi yang lebih luas juga menjadi faktor penting bagi keberlanjutan sektor tersebut.
“Capaian ini mencerminkan semakin besarnya peran pariwisata dalam menggerakkan perekonomian. Namun, masa depan pariwisata Indonesia tentu tidak hanya ditentukan oleh banyaknya wisatawan yang datang, tetapi juga oleh kualitas pengalaman yang dihadirkan. Di sinilah adik-adik memiliki peran penting dalam membentuk masa depan pariwisata Indonesia,” kata Ni Luh.
Peluang tersebut didukung oleh kinerja sektor pariwisata nasional. Sepanjang 2025, Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,2 miliar perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Pada periode yang sama, devisa pariwisata mencapai 18,27 miliar dolar AS.
Tren pertumbuhan berlanjut pada Januari hingga Agustus 2026. Jumlah kunjungan wisman mencapai 10,58 juta, meningkat 5,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, perjalanan wisnus tercatat sebanyak 842,15 juta atau tumbuh 4,29 persen secara tahunan. Devisa pariwisata pada semester pertama 2026 mencapai 8,43 miliar dolar AS.
Di tengah perkembangan tersebut, 359 lulusan Poltekpar Palembang diharapkan mampu mengambil peran sesuai kompetensi masing-masing. Para wisudawan berasal dari jenjang Diploma III dan Sarjana Terapan atau Diploma IV, dengan bidang keahlian Pengelolaan Konvensi dan Acara, Divisi Kamar, Tata Hidang, serta Seni Kuliner.
Keempat bidang tersebut memiliki keterkaitan dalam membangun pengalaman wisata. Pengelolaan acara mendukung penyelenggaraan kegiatan dan pertemuan, sementara kompetensi divisi kamar, tata hidang, dan seni kuliner berkaitan dengan kualitas layanan serta pengalaman tamu di sektor perhotelan dan jasa boga.
Ni Luh mengapresiasi Poltekpar Palembang yang dinilai berkomitmen menyelenggarakan pendidikan vokasi berstandar internasional dan menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan industri. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya membentuk keterampilan teknis, tetapi turut menanamkan karakter dan nilai budaya Indonesia.
Menurutnya, kemajuan teknologi menuntut lulusan untuk terus belajar dan menyesuaikan diri. Mereka juga perlu memiliki keberanian untuk bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas bangsa yang menjadi salah satu kekuatan pariwisata Indonesia.
“Kita tidak harus meninggalkan identitas untuk menjadi bagian dari dunia. Sebaliknya, identitas itulah yang membuat kontribusi kita memiliki nilai dan keunikan,” ujar Ni Luh.
Ia mengingatkan para wisudawan bahwa kelulusan merupakan awal perjalanan untuk menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang telah dibangun selama masa pendidikan. Dalam memasuki dunia profesional, mereka akan menghadapi tantangan, pilihan, dan peluang yang membutuhkan ketekunan serta kemauan untuk terus berkembang.
Ni Luh juga meminta para lulusan tidak terburu-buru membandingkan pencapaian mereka dengan orang lain. Setiap orang, katanya, memiliki perjalanan dan waktu yang berbeda untuk mencapai keberhasilan. Pengetahuan dan nilai yang diperoleh selama kuliah diharapkan menjadi landasan dalam menentukan langkah berikutnya.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Kurniawan Abadi, berharap para lulusan Poltekpar Palembang tidak hanya memasuki dunia kerja sebagai tenaga profesional, tetapi juga mampu membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ni Luh turut menyampaikan apresiasi kepada pimpinan kampus, dosen, sivitas akademika, serta orang tua yang telah mendukung perjalanan pendidikan para wisudawan. Ia berharap para lulusan dapat menghadirkan karya yang bermakna bagi masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan pariwisata Indonesia. (SH)


