JAKARTA, djakartanetwork.com — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama harus menunda ambisinya meraih hasil maksimal di Moto3 setelah balapan Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island dibatalkan akibat cuaca buruk. Kini, pembalap Honda Team Asia tersebut mengalihkan perhatian ke seri Malaysia yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.

Peluang Veda untuk memburu poin sebenarnya terbuka lebar setelah ia merebut pole position dalam sesi kualifikasi, Sabtu (24/10). Hasil itu menjadi pencapaian bersejarah karena menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang meraih posisi start terdepan di ajang Grand Prix.

Namun, hujan deras dan kabut yang membatasi jarak pandang membuat penyelenggara membatalkan balapan Moto3 di Phillip Island, Minggu (25/10). Kondisi tersebut mengganggu operasional helikopter medis yang menjadi bagian penting dari prosedur keselamatan balapan.

Veda mengaku kecewa karena tidak mendapat kesempatan mengubah posisi start terdepan menjadi hasil balapan. Meski demikian, ia menghormati keputusan penyelenggara yang mengutamakan keselamatan pembalap.

Pembalap asal Yogyakarta itu menilai penampilannya sepanjang akhir pekan tetap memberikan modal positif. Ia mampu beradaptasi dengan cepat di Phillip Island, lintasan yang baru dijajalnya dalam kompetisi tersebut.

Setelah kehilangan kesempatan bertanding di Australia, Veda kini bersiap menghadapi tantangan di Sirkuit Sepang, Malaysia. Seri berikutnya menjadi kesempatan untuk kembali menunjukkan performa kompetitif sekaligus menjaga posisinya dalam persaingan klasemen Moto3 musim ini.

Berdasarkan klasemen sementara yang dilaporkan setelah GP Australia, Veda berada di peringkat kedelapan dengan 111 poin. Ia unggul delapan poin atas pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang mengoleksi 103 poin.

Dengan rangkaian sesi latihan, kualifikasi, dan balapan di Sepang, Veda memiliki kesempatan kembali menguji hasil pengembangan performanya. Konsistensi dalam sesi latihan dan kemampuan mengelola tekanan balapan akan menjadi faktor penting untuk memaksimalkan peluang pada seri Malaysia.

Bagi Veda, pencapaian di Phillip Island telah membuktikan kemampuannya bersaing di barisan depan. Tantangan berikutnya adalah menjaga momentum tersebut dan mengubahnya menjadi hasil nyata ketika kembali turun ke lintasan. (AY)