JAKARTA, djakartanetwork.com — Sebanyak 111 SMA dan SMK negeri maupun swasta di wilayah Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah 2 mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) Utama 2026. Pelaksanaan ujian yang berlangsung dalam dua gelombang ini menjadi bagian dari evaluasi akademik siswa kelas XII.
Berdasarkan laporan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat pada 26 Oktober 2026, peserta berasal dari 60 SMA dan 51 SMK. Dari jumlah tersebut, 12 sekolah berstatus negeri, sedangkan 99 lainnya merupakan sekolah swasta.
Pelaksanaan TKA dijadwalkan dalam dua gelombang, yakni 26–29 Oktober dan 2–5 November 2026. Pembagian jadwal tersebut membuat kesiapan sekolah, termasuk fasilitas pendukung dan kelancaran teknis, menjadi faktor penting selama ujian berlangsung.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah 2, Muhammad Arief Rahmat, menyampaikan bahwa pelaksanaan hari pertama secara umum berjalan kondusif. Meski demikian, sempat terjadi pemadaman listrik di salah satu sekolah dan kendala tersebut dilaporkan dapat ditangani.
Peristiwa itu menunjukkan pentingnya kesiapan infrastruktur dalam mendukung pelaksanaan ujian, terutama apabila sekolah menggunakan perangkat komputer dan jaringan listrik sebagai bagian dari proses tes. Penanganan gangguan perlu dilakukan agar peserta dapat mengikuti ujian tanpa hambatan berkepanjangan.
Selain kelancaran teknis, pengawasan pelaksanaan juga diperlukan untuk memastikan setiap siswa memperoleh kesempatan yang sama dalam mengikuti TKA. Informasi mengenai durasi gangguan listrik dan dampaknya terhadap peserta masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait.
Pelaksanaan TKA menjadi momentum bagi sekolah untuk memastikan proses evaluasi akademik berjalan tertib dan terukur. Kesiapan fasilitas, koordinasi petugas, serta penanganan kendala menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran ujian hingga seluruh gelombang selesai. (SH/Berbagai Sumber)



