STOCKHOLM, djakartanetwork.com – Grup musik rock legendaris asal Irlandia, U2, bersiap kembali menyapa penggemarnya melalui rangkaian konser stadion bertajuk Carnaval De Luz Presents: The Greatest Show On Earth World Tour. Tur tersebut dijadwalkan memulai perjalanan di Stockholm, Swedia, pada 26 April 2027.

Pengumuman tur ini menjadi momentum penting bagi Bono, The Edge, Adam Clayton, dan Larry Mullen Jr. untuk kembali tampil dalam rangkaian konser stadion setelah terakhir menyelesaikan tur stadion The Joshua Tree pada Desember 2019.

Dalam pengumuman resminya, U2 menyebut sejumlah kota di Eropa dan Inggris sebagai tujuan konser, antara lain Stockholm, Paris, Lisbon, Amsterdam, London, Berlin, dan Milan. Band asal Dublin tersebut juga menggandeng Wolf Alice sebagai grup pendukung untuk rangkaian pertunjukan Eropa.

Antusiasme penggemar turut mendorong penambahan jadwal konser. Pada 5 November 2026, U2 mengumumkan tiga pertunjukan tambahan di Spanyol, yakni dua konser di Estadi Olímpic Lluís Companys, Barcelona, pada 13 dan 15 Mei 2027, serta satu pertunjukan di Estadio La Cartuja, Seville, pada 22 Mei 2027.

Selain itu, satu jadwal tambahan di Amsterdam juga diumumkan pada 9 Juni 2027. Penambahan tersebut melengkapi rangkaian pertunjukan yang sebelumnya telah dijadwalkan di Johan Cruijff ArenA.

Tur ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia bagi penggemar, tetapi juga memperkenalkan materi musik terbaru U2. Nama The Greatest Show On Earth diambil dari salah satu lagu dalam album terbaru mereka, Carnaval De Luz, yang dijadwalkan rilis pada 13 November 2026.

U2 menyebut pertunjukan tersebut akan menggabungkan katalog lagu dari perjalanan panjang karier mereka dengan konsep panggung berskala stadion. Band ini dikenal kerap menghadirkan produksi konser yang mengandalkan teknologi visual dan tata panggung berskala besar.

Sementara itu, The Edge mengungkapkan bahwa perjalanan tur juga direncanakan berlanjut hingga 2028 dan akan ditutup di Irlandia, negara asal mereka.

Kembalinya U2 ke panggung stadion menjadi salah satu agenda musik internasional yang dinantikan pada 2027, terutama setelah perjalanan panjang band tersebut selama lima dekade di industri musik dunia.