NEW YORK, djakartanetwork – Dua puluh tahun setelah pertama kali dirilis, album The Black Parade akhirnya membawa My Chemical Romance ke posisi tertinggi tangga album Billboard 200. Edisi deluxe dalam rangka perayaan ulang tahun ke-20 album tersebut berhasil menduduki peringkat pertama untuk pertama kalinya dalam perjalanan karier band rock asal New Jersey, Amerika Serikat, itu.
Pencapaian tersebut diumumkan Billboard pada awal November 2026. Album bertajuk The Black Parade (20th Anniversary Deluxe Edition) melonjak dari posisi ke-139 langsung ke puncak tangga album paling populer di Amerika Serikat.
Berdasarkan data Luminate yang dikutip Associated Press (AP), album tersebut mengumpulkan 78.000 unit setara album atau equivalent album units selama pekan penghitungan. Angka itu meningkat 653 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Penjualan fisik menjadi faktor utama di balik lonjakan tersebut. Dari total perolehan, sebanyak 68.000 unit berasal dari penjualan album, sementara kontribusi layanan streaming mencapai sekitar 10.000 unit.
Edisi perayaan 20 tahun ini hadir dalam lebih dari 20 varian fisik, termasuk format vinil, CD, dan kaset, serta dilengkapi enam lagu bonus. Strategi perilisan ulang tersebut turut mendorong minat kolektor dan penggemar untuk kembali mengoleksi karya mereka.
Capaian ini sekaligus menjadi momen pembalasan bagi The Black Parade. Ketika pertama kali dirilis pada 2006, album tersebut hanya mampu menempati posisi kedua Billboard 200. Saat itu, posisinya dikalahkan album soundtrack Hannah Montana yang dibawakan Miley Cyrus.
Kini, setelah dua dekade, album tersebut justru mencatat sejarah baru. Menurut Billboard, jarak waktu sejak perilisan awal hingga berhasil mencapai posisi nomor satu menjadi yang terpanjang dalam sejarah tangga album tersebut.
Dirilis pada 23 Oktober 2006, The Black Parade dikenal sebagai salah satu karya penting dalam perkembangan musik emo dan rock alternatif. Album ini juga melahirkan lagu populer Welcome to the Black Parade, yang menjadi salah satu identitas musikal My Chemical Romance.
Keberhasilan tersebut memperlihatkan bahwa karya lama masih memiliki daya tarik kuat ketika dipadukan dengan momentum perayaan, perilisan ulang, dan basis penggemar lintas generasi. (AY)



