JAKARTA, djakartanetwork.com — Jakarta memperkuat langkah menuju kota sinema melalui penyelenggaraan Jakarta Film Week (JFW) 2026. Festival film internasional yang mengusung tema “ENCOUNTERS” itu resmi dibuka Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026).

 

Berlangsung pada 21–25 Oktober 2026, festival ini menjadi bagian dari upaya mempertemukan pelaku perfilman, karya sinema, dan penonton dalam satu ruang apresiasi. Penyelenggaraannya juga menandai keberlanjutan agenda perfilman yang menempatkan Jakarta sebagai kota dengan potensi pengembangan industri kreatif.

 

Dalam sambutannya, Rano menyampaikan bahwa Jakarta tengah bergerak menuju visi sebagai kota sinema. Pernyataan itu disampaikan setelah dirinya menyelesaikan agenda Jakarta Film Summit, yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Jakarta Film Week 2026.

 

Menurut Rano, penyelenggaraan festival tersebut menjadi salah satu momentum untuk memperkuat posisi Jakarta dalam ekosistem perfilman.

 

Pembukaan tahun ini turut mendapat perhatian dengan kehadiran Sammo Hung, aktor film laga legendaris Hong Kong sekaligus koreografer seni bela diri. Kehadirannya menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian kegiatan festival.

 

Selain mengikuti seremoni pembukaan, Sammo Hung dijadwalkan berbagi pengalaman dalam kegiatan yang berkaitan dengan perfilman. Namun, rincian sesi tersebut belum tercantum secara lengkap dalam materi yang tersedia.

 

Jakarta Film Week 2026 berlangsung hingga 25 Oktober. Dengan tema “ENCOUNTERS”, festival ini mengedepankan pertemuan sebagai gagasan utama dalam penyelenggaraan, sekaligus membuka ruang bagi interaksi di antara berbagai unsur perfilman.

 

Bagi Jakarta, penguatan kegiatan perfilman menjadi bagian dari pengembangan sektor budaya dan industri kreatif. Visi sebagai kota sinema membutuhkan ruang pemutaran, apresiasi karya, pertemuan para sineas, serta ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri secara berkelanjutan. (AY)